Pages

Ubuntu Ternyata Boros Energi

Menyambung dari artikel yang tadi gagnyang http://kang-deli.blogspot.com/2014/04/cara-menghmeat-daya-batrai-di-lunux.html. lho kok bisa menggunakan OS linux jadi cepet habis batrai
mari kita lihat gan yang ane dapatkan dari tetangga sebelah mengapa kok linux boros batrai

Performa linux lebih tinggi di banding window ini alasannya. cek and ricek

Ubuntu VS Mac






Benchmark yang dilakukan adalah komputer  menyala dengan default power management, ditambah lagi graphic yang diaktifkan, serta wifi card yang dinyalakan. Setelah itu dilakukan tes menggunakan open arena game berbasis Linux dan MacOS x, Lalu tes kedua menggunakan Nexuis. Dari grafik di atas, Linux menunjukkan performa yang lebih cepat dibandingkan Mac OS x, tapi penggunaan daya lebih besar Linux. Ini yang menyebabkan daya Linux lebih cepat habis.

Spek Hardware:

    1. Core i5 2.4GHz processor.
    2. 4GB of DDR3-1066MHz
    3. 320GB Hitachi HTS545032B9SA02 SATA hard drive
    4. 1440 x 900 panel
    5. NVIDIA GeForce GT 330M (GT216) 256MB graphics


Ubuntu VS Windows




     The netbook used for testing was an ASUS Eee PC 1201N with an Atom 330 dual-core CPU, NVIDIA GeForce 9400M ION graphics, 2GB of RAM, a 12.1-inch WXGA display, and a 250GB 5400RPM SATA HDD. The notebook was a Lenovo ThinkPad T61 with an Intel Core 2 Duo T9300, a NVIDIA Quadro NVS 140M, 4GB of system memory, a 15.4-inch display, and a 100GB Hitachi 7200RPM SATA HDD. Ubuntu 10.04 LTS x86_64 and Microsoft Windows 7 Professional x64 were the two operating systems tested on the two mobile devices.

Udah kelihatan dari grafik kalo Linux mengkonsumsi daya lebih besar daripada Windows 7. Selisihnya lebih dari 10 watt. Dari sumbernya sih gak dijelasin kenapa bisa begitu. Tapi kalo ane boleh menganalisis nih mungkin saja karena performa Linux yang mementingkan kecepatan dan kehandalan, daya harus dikorbankan sehingga lebih tinggi dibanding lainnya. Kalian bisa lihat kerja processor lebih tinggi jika dibandingkan dengan Windows walaupun pada saat idle. Walaupun menurut ane Linux lebih jago dalam manajemen memori, tapi tentu saja jika penggunaan daya yang lebih sedikit Linux bisa benar-benar diandalkan performanya.

SOLUSI PENGGUNA UBUNTU?

Solusinya sih, coba install power management seperti jupiter atau laptop-mode-tool. Matikan wifi jika tidak digunakan, atur brightness jangan terlalu terang, mending pencahayaan lampu aja yang diterangin dan ini juga bisa mengurangi lelah pada mata. Efek compiz, conky, dan semua aksesoris desktop itu lumayan menghabiskan daya dan memori lho, itu bisa kalian non aktifkan untuk menghemat daya. Tapi buat ane sih ngapain dimatiin, toh ane seneng bisa lihat desktop yang indah :D . Matikan service-service yang tidak diperlukan. Samba, web server, database server, dan service besar lainnya mending dimatiin aja kalo gak dipakai secara terus menerus. Dan yang terakhir, bisa ganti desktop environment yang ringan kayak XFCE kalo GNOME dan KDE terasa berat.

Yaaaah, sistem itu gak ada yang sempurna kok. Tetap ada keunggulan dan kekurangannya. Yang penting bagaimana kita memanfaatkan sistem itu dengan cara yang benar sehingga bisa membawa manfaat untuk sesama.

Sumber laman : http://blog.uin-malang.ac.id/didikz/2011/03/08/ubuntu-ternyata-boros-energi/
 

0 comments:

 
Google+ Follow Twitter Add Facebook RSS FEED

Popular Posts

Open Cbox

Followers

Total Pengunjung